Petugas Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu mengikuti pelatihan penanganan keadaan darurat. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi berbagai situasi tak terduga yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

Materi pelatihan mencakup pengenalan prosedur darurat, teknik evakuasi warga binaan, penanganan kebakaran, serta pertolongan pertama pada kecelakaan. Peserta juga mengikuti simulasi agar memahami langkah-langkah yang harus dilakukan dalam kondisi nyata.

Dalam simulasi, petugas dilatih untuk tetap tenang, berkomunikasi dengan jelas, dan bekerja sama dalam tim. Setiap regu diberikan peran masing-masing, mulai dari pengamanan area hingga pendampingan warga binaan menuju titik kumpul.

Jajaran lapas menyampaikan bahwa pelatihan semacam ini penting karena petugas perempuan juga menghadapi tantangan pengamanan yang sama. Kesiapsiagaan yang baik diharapkan mampu meminimalkan risiko apabila terjadi keadaan darurat.

Pelatihan penanganan keadaan darurat direncanakan menjadi agenda rutin. Evaluasi hasil pelatihan akan menjadi bahan untuk menyusun langkah perbaikan, termasuk penambahan sarana dan prasarana pendukung keselamatan.