Lapas Kelas IIA Bengkulu melaksanakan program pelatihan kemandirian berupa keterampilan las dan pertukangan bagi warga binaan. Program ini menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang disiapkan agar warga binaan memiliki bekal keterampilan saat kembali ke masyarakat.
Pelatihan diikuti oleh puluhan warga binaan yang telah melalui tahap asesmen dan dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti kegiatan kerja. Selama pelatihan, peserta dikenalkan pada dasar-dasar pengelasan, teknik pengukuran, serta cara menggunakan peralatan kerja secara aman.
Selain keterampilan teknis, peserta juga dibekali pemahaman mengenai keselamatan kerja dan disiplin dalam bekerja. Setiap sesi pelatihan didampingi oleh instruktur dan petugas pembinaan yang memantau perkembangan peserta.
Hasil karya peserta pelatihan berupa perabot sederhana dan perlengkapan bengkel. Sebagian hasil karya tersebut digunakan untuk kebutuhan internal lapas, sementara sebagian lainnya dipamerkan sebagai contoh produk pembinaan.
Jajaran lapas menyampaikan bahwa pelatihan kemandirian akan terus dikembangkan dengan menambah jenis keterampilan lain yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja di daerah. Harapannya, warga binaan yang telah menyelesaikan masa pidana dapat mandiri dan tidak kembali mengulangi perbuatan yang melanggar hukum.
Program seperti ini juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat. Dengan keterampilan yang dimiliki, mereka diharapkan lebih percaya diri dan diterima kembali oleh lingkungan masyarakat.